Ramadan di Kota Jambi selalu identik dengan suasana kebersamaan dan peningkatan amal ibadah yang luar biasa di tengah masyarakat. Salah satu tradisi yang paling dinantikan dan memberikan dampak langsung bagi warga yang sedang berpuasa adalah kegiatan berbagi panganan berbuka di jalanan. Melalui tajuk berbagi berkah, para mahasiswa atlet yang tergabung dalam organisasi pembina olahraga mahasiswa menunjukkan sisi lain dari diri mereka yang penuh empati. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pengendara dan masyarakat yang masih berada di perjalanan saat adzan magrib berkumandang agar dapat segera membatalkan puasa secara layak dan sehat sesuai sunnah.
Pelaksanaan aksi bagi takjil ini dilakukan di beberapa titik kemacetan dan pusat keramaian kota, mulai dari area tugu keris hingga persimpangan lampu merah utama. Ribuan paket takjil yang terdiri dari minuman segar, kurma, dan kudapan tradisional disiapkan secara kolektif oleh para relawan mahasiswa. Di Provinsi Jambi, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ajang untuk mempererat silaturahmi antara kaum intelektual muda dengan warga kota. BAPOMI menekankan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pembentukan karakter seorang olahragawan sejati yang memiliki jiwa melayani dan rendah hati.
Partisipasi aktif para atlet mahasiswa dalam membagikan paket berbuka memberikan warna tersendiri di jalanan. Dengan senyum ramah, mereka menyapa para pengemudi ojek online, sopir angkutan, hingga pekerja kantoran yang bergegas pulang. Kehadiran BAPOMI di ruang publik melalui aksi sosial ini mendapatkan apresiasi luas karena dianggap mampu memberikan solusi praktis bagi warga yang terjebak macet. Selain itu, dana untuk pengadaan takjil ini seringkali dikumpulkan melalui sumbangan sukarela dan hasil usaha kreatif mahasiswa, yang menunjukkan kemandirian dan integritas pemuda Jambi dalam menjalankan program-program kemasyarakatan yang positif.
Selama kegiatan berlangsung, aspek ketertiban lalu lintas dan kebersihan lingkungan tetap menjadi prioritas utama. Para mahasiswa tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga memastikan agar tidak ada sampah plastik yang berserakan pasca kegiatan selesai. Edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan kota tetap disisipkan di sela-sela interaksi dengan warga. Di Kota Jambi, sinergi antara semangat religius dan kepedulian lingkungan menciptakan atmosfer Ramadan yang lebih bermakna. Langkah kecil ini diharapkan dapat menginspirasi kelompok pemuda lainnya untuk ikut serta dalam gerakan kebaikan, karena sekecil apa pun berkah yang dibagikan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.