Kemenangan dalam sebuah pertandingan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik para pemainnya, tetapi juga oleh kepemimpinan yang kuat di dalam lapangan. Menyadari pentingnya aspek manajerial dan kepemimpinan, BAPOMI Jambi meluncurkan sebuah program pembinaan khusus yang menyasar para pemimpin di setiap unit kegiatan olahraga. Melalui sebuah Siasat BAPOMI Jambi pengembangan sumber daya manusia yang terencana, organisasi ini berupaya mencetak individu yang tidak hanya mahir secara taktis dalam olahraga, tetapi juga memiliki integritas dan visi untuk menjadi penggerak di masyarakat setelah mereka menyelesaikan masa studi di perguruan tinggi.

Program ini dirancang dalam bentuk pelatihan kepemimpinan yang intensif, di mana setiap kapten tim dibekali dengan kemampuan komunikasi massa, manajemen konflik, hingga pengambilan keputusan di bawah tekanan. BAPOMI Jambi percaya bahwa lapangan olahraga adalah laboratorium terbaik untuk menguji karakter seseorang. Seorang kapten harus mampu menjadi jembatan antara instruksi pelatih dan semangat juang rekan setimnya. Keterampilan yang mereka asah di tengah panasnya kompetisi ini sebenarnya adalah kemampuan dasar yang sangat dibutuhkan oleh seorang pemimpin masa depan dalam skala organisasi yang lebih besar maupun di dunia kerja profesional nantinya.

Dalam pelatihannya, BAPOMI menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi kepemimpinan untuk memberikan perspektif yang luas. Para mahasiswa diajak untuk mendiskusikan berbagai studi kasus mengenai dinamika tim, mulai dari cara memotivasi anggota yang sedang terpuruk hingga cara menghadapi kekalahan dengan tetap menjaga kehormatan tim. Pelatihan ini menekankan bahwa kepemimpinan bukan soal memberi perintah, melainkan soal memberikan teladan dan melayani rekan-rekan mereka. Dengan cara ini, BAPOMI ingin mendobrak stigma bahwa atlet mahasiswa hanya unggul di otot, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan sosial yang sangat tinggi.

Implementasi dari program ini mulai terlihat nyata dalam berbagai kompetisi antar mahasiswa di wilayah Jambi. Pertandingan menjadi lebih tertib, dan penyelesaian sengketa di lapangan seringkali dapat diselesaikan dengan kepala dingin oleh para pemimpin tim tersebut. Selain itu, para alumni program ini mulai banyak yang dipercaya memegang tanggung jawab strategis di organisasi kampus lainnya. BAPOMI telah berhasil mentransformasi peran seorang atlet menjadi seorang penggerak perubahan. Olahraga di sini menjadi sarana untuk latih mentalitas pemenang yang tidak hanya mengejar trofi, tetapi juga mengejar kemajuan kolektif bagi bangsa dan negara.

Kategori: Berita